Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr <p>Jurnal Akes Rustida merupakan jurnal elektronik civitas akademik Akes Rustida Banyuwangi. Pengorganisasian jurnal didasarkan pada keanekaragaman bidang ilmu yang ada di Akes Rustida.</p> <p>Jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.</p> Akademi Kesehatan Rustida en-US Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida 2356-2528 Efektivitas Teknik Distraksi Bercerita dalam Mengurangi Kecemasan Anak Usia Prasekolah selama Hospitalisasi https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/352 <p>Hospitalisasi pada anak prasekolah berisiko menimbulkan kecemasan akibat paparan lingkungan baru dan prosedur medis, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis seperti teknik distraksi melalui bercerita untuk membantu menurunkan kecemasan . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari teknik distraksi bercerita terhadap tingkat kecemasan anak-anak prasekolah yang menjalani perawatan di ruang rawat inap. Metode penelitian ini dengan desain kuantitatif dan menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan satu kelompok yang diukur sebelum dan sesudah intervensi. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 21 anak prasekolah yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan Visual Facial Anxiety Scale (VFAS), dan hasilnya dianalisis melalui uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat kecemasan pada sebagian besar anak setelah menerima teknik distraksi bercerita. Uji statistik menunjukkan nilai p-Value = 0,001 yang bermakna teknik distraksi bercerita efektif dalam menurunkan kecemasan anak selama hospitalisasi. Teknik distraksi melalui bercerita menurunkan kecemasan anak dengan mengalihkan perhatian dari stimulus yang menimbulkan stres selama hospitalisasi ke aktivitas yang menyenangkan, meningkatkan rasa aman, serta membantu regulasi emosi sehingga anak merasa lebih nyaman. Tehnik distraksi bercerita dapat menjadi pilihan intervensi alternatif dalam mengatasi kecemasan pada anak akibat hospitalisasi.</p> Indah Permatasari Hanna Isabela Hakim ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 144 155 10.55500/jikr.v13i2.352 Analisis Determinan Kejadian Preeklampsia: Studi Case Control di RSUD Blambangan https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/383 <p>Preeklamsia tetap menjadi kontributor utama terhadap tingginya angka mortalitas ibu di tingkat global. Kecenderungan munculnya kondisi serius ini berkaitan erat dengan variabel risiko spesifik, mencakup umur reproduksi yang ekstrem, riwayat multiparitas, dan kondisi hipertensi pre-eksisting. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor umur, paritas dan riwayat hipertensi serta faktor risiko mana yang paling dominan memengaruhi kejadian preeklampsia di RSUD Blambangan Banyuwangi. Studi ini menerapkan desain deskriptif analitik melalui pendekatan case-control. Sampel sejumlah 100 responden (50 ibu hamil preeklamsia sebagai kasus, dan 50 ibu hamil fisiologis sebagai kontrol), pengambilan sampel secara consecutive sampling. Berdasarkan analisis uji chi-square, ditemukan bahwa umur ibu berisiko (&lt;20 atau &gt;35 tahun), paritas berisiko (primigravida/multigravida) dan riwayat hipertensi berpengaruh signifikan terjadinya kejadian preeklampsia (p = 0,015, p = 0,002, p = 0,005). Lebih lanjut, uji regresi logistik menunjukkan bahwa faktor umur ibu yang berisiko adalah faktor paling dominan, yang meningkatkan risiko preeklampsia sebesar 2,742 kali lipat. Tenaga kesehatan wajib meningkatkan deteksi dini pada ANC (Antenatal Care) pertama bagi ibu hamil berisiko tinggi (umur &lt;20 atau &gt;35 tahun, primipara/grandemultipara, dan mempunyai riwayat hipertensi), melalui pengkajian komprehensif dan edukasi tanda bahaya. Pemantauan ketat tekanan darah, protein urin, manajemen risiko, serta penanganan secara farmakologis penting untuk mencegah preeklmpsia.</p> Indah Christiana ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 157 167 10.55500/jikr.v13i2.383 Pengaruh Edukasi Gizi Interaktif Berbasis Kahoot terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Pola Makan Sehat pada Remaja https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/412 <p>Pola makan tidak sehat pada remaja masih menjadi masalah kesehatan yang memerlukan strategi edukasi yang menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi gizi interaktif berbasis Kahoot terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang pola makan sehat di SMA Negeri 2 Kota Pekalongan. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test pada 30 siswa kelas X yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 73,17 menjadi 90,17 (p = 0,001) dan sikap dari 79,83 menjadi 83,80 (p = 0,016). Edukasi gizi interaktif berbasis Kahoot berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja mengenai pola makan sehat. Media ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif promosi kesehatan pada remaja.</p> Fatimata Zahro Ardiana Priharwati Wahyuningsih Wahyuningsih ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 197 211 10.55500/jikr.v13i2.412 Hubungan Status Gizi pada Ibu Hamil dengan Kejadian Pre Eklamsia di UPTD Puskesmas Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/421 <p>Preeklaimsiiai merupaikain sailaih saitu penyebaib kemaitiiain iibu yaing cukup siigniifiikain dii Aiceh. Daitai menunjukkain baihwai preeklaimsiiai dain eklaimsiiai menyumbaing sekiitair 40-60% dairii totail aingkai kemaitiiain iibu dii proviinsii tersebut. Tujuain peneliitiiain iinii aidailaih untuk mengetaihuii hubungain staitus giizii iibu paidai iibu haimiil dengain kejaidiiain preeklaimsiiai. Lokaisii peneliitiiain iinii diilaikaisainaikain dii Puskesmais Mon Geudong Kecaimaitain Baindai Saiktii Kotai Lhokseumaiwe dain waiktu peneliitiiain diilaiksainaikain dairii tainggail 14 Februari 2026 saimpaiii 14 Aipril 2026. Peneliitiiain iinii menggunaikain desaiiin peneliitiiain kuaintiitaitiif dengain pendekaitain korelaisiionail. Populaisii dailaim peneliitiiain iinii aidailaih semuai iibu haimiil yaing tercaitait dailaim buku regiistraisii dii UPTD Puskesmais Mon Geudong Kecaimaitain Baindai Saiktii Kotai yaing berjumlaih 30 oraing. Saimpel dailaim peneliitiiain iinii berjumlaih 30 oraing dengain tekniik pengaimbiilain saimpel yaiiitu Totail Saimpliing yaiiitu sebainyaik 30 responden. Haisiil ainailiisai uniivairiiait Sebaigiiain besair iibu haimiil memiiliikii staitus giizii normail (46,7%), sementairai laiiinnyai tergolong kurus, kelebiihain berait baidain, dain obesiitais. Aidaipun kejaidiiain preeklaimsiiai diidomiinaisii oleh iibu haimiil yaing tiidaik mengailaimii preeklaimsiiai (76,7%). Haisiil ujii Chii-Squaire menunjukkain niilaiii p-vailue sebesair 0,049 p &lt; 0,05, yaing berairtii terdaipait hubungain siigniifiikain aintairai staitus giizii iibu haimiil dengain kejaidiiain preeklaimsiiai. Peneliitii menyiimpulkain Iibu dengain staitus giizii normail sebaigiiain besair tiidaik mengailaimii pre eklaimsiiai, sementairai iibu dengain staitus giizii kurus maiupun kelebiihain berait baidain diitemukain mengailaimii pre eklaimsiiai riingain hiinggai sedaing. Selaiiin iitu, seluruh iibu dengain obesiitais beraidai paidai kaitegorii pre eklaimsiiai berait. Diihairaipkain aidainyai upaiyai pemaintaiuain dain perbaiiikain staitus giizii sejaik aiwail kehaimiilain untuk menurunkain riisiiko preeklaimsiiai.</p> Riza Ariska Mawarni Yunita Lina Ekawati ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 212 226 10.55500/jikr.v13i2.421 Hubungan Status Anemia dengan Tingkat Dismenorea pada Remaja Putri https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/424 <p>Banyak remaja menganggap remeh dismenore (nyeri haid), padahal kondisi yang dibiarkan tanpa penanganan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari akibat ketidakstabilan fisik dan emosional—seperti nyeri perut hebat, emosi labil, hingga kecemasan seksual. Dalam jangka panjang, dismenore yang diabaikan juga berisiko memicu komplikasi serius seperti endometriosis dan kemandulan. Di Poltekkes Kemenkes Malang Kampus 1 Jember, prevalensi dismenore terdiri dari 80% kategori ringan dan 20% sedang. Sementara itu, status anemia mahasiswi tercatat 60% normal, 20% anemia ringan, dan 20% anemia sedang. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status anemia dan tingkat dismenore. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Populasi penelitian adalah mahasiswi tingkat 1 Poltekkes Kemenkes Malang Kampus 1 Jember sebanyak 77 orang, dengan sampel sebesar 65 orang yang dipilih melalui teknik <em>simple random sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Analisis data menggunakan uji korelasi <em>Spearman's rank</em>. Responden dengan status anemia normal sebanyak 53 orang (81,5%), anemia ringan 8 orang (12,3%), dan anemia sedang 4 orang (6,2%). Sementara itu, responden yang mengalami dismenore ringan sebanyak 33 orang (50,8%), dismenore sedang 29 orang (44,6%), dan dismenore berat 3 orang (4,6%). Hasil uji korelasi <em>Spearman's rank</em> menunjukkan nilai <em>p-value</em> sebesar 0,066 (&gt; 0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status anemia dan tingkat dismenore. Selain anemia, tingkat dismenore dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti aktivitas olahraga, lama menstruasi, dan kondisi psikologis, sehingga faktor-faktor tersebut juga perlu dicegah atau dimitigasi.</p> Revi Vita Hamidah Susilawati Susilawati Syaiful Bachri ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 227 232 10.55500/jikr.v13i2.424 Efektivitas Off-Loading Footwear terhadap Penurunan Tekanan Plantar pada Pasien Diabetes Melitus: Literature Review https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/395 <p>Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya ulkus kaki diabetik yang dipengaruhi oleh tingginya tekanan plantar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan off-loading footwear dalam menurunkan tekanan plantar pada pasien diabetes melitus. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji artikel penelitian yang relevan melalui pencarian pada beberapa database ilmiah menggunakan kata kunci terkait diabetes, tekanan plantar, dan off-loading footwear. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi berupa studi intervensi dengan desain randomized controlled trial, quasi-experimental, dan pre-post test pada pasien dewasa dengan diabetes melitus tipe 1 atau tipe 2, dengan atau tanpa neuropati perifer, yang berisiko atau memiliki riwayat diabetic foot ulcer, serta mengevaluasi penggunaan off-loading footwear terhadap tekanan plantar atau risiko ulkus kaki diabetik dianalisis dan disintesis untuk mengevaluasi efektivitas intervensi. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai jenis off-loading footwear, seperti therapeutic footwear, rocker sole shoes, insole terapeutik, dan removable cast walker efektif dalam menurunkan tekanan plantar. Efektivitas tersebut dipengaruhi oleh jenis perangkat, desain alas kaki, serta kepatuhan pasien dalam penggunaan sehari-hari. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan off-loading footwear terbukti efektif dalam menurunkan tekanan plantar pada pasien diabetes melitus, sehingga berpotensi mengurangi risiko ulkus kaki diabetik. Peran perawat penting dalam edukasi perawatan kaki, skrining risiko, dan meningkatkan kepatuhan penggunaan alas kaki terapeutik sebagai upaya pencegahan komplikasi.</p> Ni Made Sinta Maharani Ni Putu Hemalina Cahyarani Putri Komang Agus Jerry Widyanata Komang Noviantari ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 168 185 10.55500/jikr.v13i2.395 Efektivitas Senam Hamil terhadap Peningkatan Aktivitas Fisik dan Mental Ibu Hamil dengan Resiko Preeklamsia https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/403 <p>Resiko preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu hamil yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria setelah usia kehamilan 20 minggu. Upaya Pencegahan resiko preeklamsia penting dilakukan sejak dini, salah satunya dengan menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa kehamilan. Senam hamil merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani, memperlancar persalinan, serta menjaga stabilitas mental ibu hamil dan meningkatkan tingkat aktifitas fisik ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam hamil terhadap peningkatan aktivitas fisik dan kesehatan mental ibu hamil dengan risiko preeklamsia di puskesmas sepanjang. Penelitian ini menggunakan desain <em>Quasy Eksperiment</em> dengan pendekatan <em>(One Group Pre-test-Post-Test Design</em>). Penelitian dilakukan di Puskesmas Sepanjang Glenmore dengan responden sebanyak 32 ibu hamil. Teknik pengambilan data menggunakan<em> purposive sampling </em>dan instrument penelitian berupa lembar observasi, dan kuesioner kesehatan mental dan aktivitas fisik. Hasil analisis data menggunakan uji <em>Wilcoxon</em> untuk mengetahui perbedaan pre dan post menunjukkan adanya peningkatan signifikan aktivitas fisik (p=0,000) dan kesehatan mental (p=0,000) setelah dilakukan senam hamil. Hasil menunjukkan bahwa senam hamil memberikan perubahan yang bermakna terhadap peningkatan aktivitas fisik dan kesehatan mental ibu hamil berisiko preeklamsia, yang mengindikasikan bahwa intervensi ini efektif sebagai upaya <em>non-farmakologis </em>dalam mendukung pencegahan komplikasi kehamilan melalui peningkatan kebugaran fisik dan kesejahteraan psikologis. Intervensi senam hamil efektif dalam meningkatkan aktivitas fisik dan memperbaiki kesehatan mental ibu hamil dengan risiko preeklamsia. Diharapkan senam hamil dapat dijadikan intervensi rutin di fasilitas pelayanan kesehatan guna mendukung program pencegahan komplikasi kehamilan, khususnya preeklamsia, secara berkelanjutan.</p> Fitri Merlista Maulida Nurfazriah Oktaviana Firdawsyi Nuzula ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 186 196 10.55500/jikr.v13i2.403 Terapi Rendam Kaki Air Hangat terhadap Tekanan Darah Lansia Hipertensi https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/392 <p>Lanjut usia (lansia) lansia) merupakan fase yang ditandai dengan merosotnya fungsi organ tubuh secara alamiah, sehingga risiko terjangkit beragam penyakit degeneratif meningkat. Sebuah masalah kesehatan yang paling dominan ditemukan pada lansia ialah hipertensi. Sebagai intervensi non-farmakologis yang ekonomis dan praktis untuk dilakukan di kediaman masing-masing, terapi rendam kaki memakai air hangat akan diterapkan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui pengaruh terapi rendam akaki air hangat terhadap tekanan darah lansia hipertensi. Populasi yang diambil sebanyak 40 lansia dan ditemukan 20 sampel yang sesuai kriteria. Desain pre-experiment pada rancangan one group pre test-post test design diterapkan sebagai kerangka kerja studi. Terapi dilakukan dengan memasukkan sepasang kaki mulai ujung jari hingga mata kaki ke wadah berisi air hangat selama 1-3 x (seminggu sekali) dengan durasi 15-30 menit menggunakan air hangat (37- 400C). Teknik pengambilan sampel yang dipakai utnuk studi ini ialah purposive sampling. Uji analisis menggunakan paired T-test. Hasil studi didapatkan angka p value 0.000 (&lt;0,05) sehingga tersimpulkan ada dampak terapi rendam kaki memakai air hangat terkait penurunan tekanan darah untuk lansia hipertensi.</p> Nuzula Irfa Nuriana Ulva Hari Andini ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 233 239 10.55500/jikr.v13i2.392 Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Perkembangan Motorik Halus pada Anak Melalui Bermain Origami https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/389 <p>Motorik haluis beirasal dari muiskuiluis keicil yang hanya buituih keikuiatan keicil keitika ingin meingeirakkannya seipeirti meilipat keirtas, meinuilis, dan meinggambar. Dalam meilatih keimampuian teirseibuit adalah keigiatan beirmain origami. Peineilitian uintuik meincari huibuingan uisia dan jeinis keilamin deingan peirkeimbangan motorik haluis anak meilaluii keigiatan beirmain origami di TK Peisona Buinda Paleimbang. Peineilitian meingguinakan deisain obseirvasional analitik deingan peindeikatan potong lintang. Teirdapat 30 anak yang akan meingikuiti keigiatan beirmain origami deingan 19 anak peireimpuian dan 11 anak laki-laki. Peinilaian motorik haluis dilakuikan meilaluii obseirvasi keimampuian anak dalam meilipat origami deingan tingkat keisuilitan beirbeida, yaitui beintuik amplop, peisawat, dan ikan. Data dianalisis meingguinakan uiji Fisheir’s Eixact Teist. Hasil penelitian meinuinjuikkan bahwa seibagian beisar anak beirada pada kateigori teirampil, teiruitama pada beintuik origami deingan tingkat keisuilitan muidah dan seidang. Hasil peineilitian ini uisia anak nilai p=0.039 terdapat hubungan signifikan usia anak dengan perkembangan motorik halus dan jeinis keilamin tidak teirdapat huibuingan yang signifikan p=0.89. Simpulan peineilitian bahwa uisia dan jeinis keilamin buikan meiruipakan faktor uitama yang meimeingaruihi peirkeimbangan motorik haluis anak, seipeirti cara stimuilasi, lingkuingan, dan peingalaman beilajar. Keigiatan beirmain origami dapat diguinakan seibagai alteirnatif stimuilasi motorik haluis pada anak.</p> Adelia Maharani Liza Chairani Fadillah Fadillah ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 240 252 10.55500/jikr.v13i2.389 Sikap Masyarakat dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue: Studi pada Wilayah Endemik https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/429 <p>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah endemik. Keberhasilan pengendalian DBD bergantung pada keterlibatan masyarakat melalui perilaku pencegahan yang dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah sikap terhadap penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan DBD pada masyarakat yang tinggal di wilayah endemik. Penelitian deskriptif analitik cross-sectional ini melibatkan 500 responden yang direkrut dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sikap dan perilaku pencegahan DBD. Data penelitian dianalisis menggunakan uji chi-square. Pelaksanaan penelitian telah mendapatkan persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Nomor: 4010-KEPK. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat dengan sikap mendukung lebih banyak menunjukkan perilaku pencegahan DBD yang positif (35,2%) dibandingkan dengan masyarakat dengan sikap tidak mendukung (21,8%). Masyarakat dengan sikap tidak mendukung memiliki peluang lebih besar untuk memiliki perilaku pencegahan DBD yang berisiko dibandingkan dengan yang memiliki sikap mendukung. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku pencegahan DBD pada masyarakat yang tinggal di wilayah endemik (p = 0,001, OR = 1,892; 95% CI: 1,321-2,709). Sikap merupakan salah satu faktor penting yang berhubungan dengan perilaku. Intervensi pengendalian DBD perlu memperkuat pembentukan sikap terhadap pencegahan DBD, pemberdayaan masyarakat, dan intervensi berbasis perilaku supaya pencegahan DBD dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.</p> Ahmad Abdul Ahmad Ghofar Abdulloh Ruminem Ruminem Vera Veriyallia Ni Made Ahmad Sekar Sari ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 253 262 10.55500/jikr.v13i2.429 Combination of Foot Massage and Active Range of Motion in Nursing Care for Diabetic Neuropathy Patients with Ineffective Peripheral Perfusion: a Case Study https://e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/305 <p>Diabetic neuropathy is one of the most common chronic complications found in patients with type 2 diabetes mellitus, characterized by decreased foot sensitivity and impaired peripheral circulation. A frequently encountered nursing problem is ineffective peripheral perfusion, which increases the risk of diabetic foot ulcers and amputation. Non-pharmacological interventions such as foot massage and active range of motion (ROM) exercises have been proven effective in enhancing peripheral perfusion and sensory function. This study aims to explore the implementation of a combination of foot massage and active ROM exercises in improving sensitivity and peripheral circulation in patients with diabetic neuropathy. A case study design was used, employing a nursing care approach based on Evidence-Based Nursing (EBN). The therapy was administered over three consecutive days, consisting of a 25–30-minute foot massage followed by approximately 30 minutes of active ROM exercises each morning. Evaluation was conducted using the Toronto Clinical Neuropathy Score (TCNS) and Ankle Brachial Index (ABI) screening with Doppler ultrasound before and after the intervention. The results showed a decrease in TCNS score from 12 (severe neuropathy) on the first day to 6 (mild neuropathy) on the third day. ABI values increased from 0.30 (severe) to 0.71 (mild). Improvements were also observed in capillary refill time, skin color, reduced edema, and decreased paresthesia. In conclusion, the combination of foot massage and active ROM exercises effectively improved sensitivity and peripheral circulation in patients with diabetic neuropathy, thereby supporting conventional therapies provided during hospital care.</p> Halimatus Sa'diyah Jon Hafan Sutawardana Ruris Haristiani Jumanto Jumanto ##submission.copyrightStatement## 2026-07-01 2026-07-01 13 2 263 275 10.55500/jikr.v13i2.305